SPBEPEMDI  ·  Pemerintah Kota Tangerang
Pendampingan Pemerintah Digital / Smart City
Gatralin
GATRALIN
GEMA TRANSFORMASI DIGITAL INDONESIA
Forum Diskusi Publik RPermen PANRB · Jakarta, 26 Maret 2026

SPBEPEMDI

Mapping komprehensif perubahan kerangka evaluasi dari Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik menuju Pemerintah Digital — berbasis seluruh dokumen resmi Kemenpan-RB 2026, dilengkapi peta jalan implementasi untuk Pemerintah Kota Tangerang

RPermen PANRB Evaluasi Kinerja Pemdi · B/113/PD.01/2026 · Paparan Forum Diskusi Publik 26 Maret 2026
Menggantikan: PermenPANRB No. 59/2020
Perpres: 95/2018 → 83/2025
RPJMN: Perpres 12/2025
Target: 640 IPPD · 2026
EGDI Rank: #107 (2018) → #64 (2024)
Kota Tangerang SPBE 2025: 4.09 ⭐
Seksi 01

Perbandingan Indeks SPBE vs PEMDI

Sebelumnya · s.d. 2025
Indeks SPBE (eGovernment)
47
Total Indikator
Domain utama 4 Domain · 8 Sub-Domain
Dasar hukum PermenPANRB 59/2020
Fokus Penguatan TIK & kematangan (Hulu)
Metode Serentak, tidak fleksibel
Integrasi Belum lintas sistem
Kepuasan pengguna Tidak diukur
Transisi
2025–2026
Sekarang · Mulai 2026
Indeks PEMDI (Digital Government)
20
Total Indikator (↓ dari 47) Simplifikasi
Aspek strategis 7 Aspek
Dasar hukum RPermen PANRB 2026
Fokus Dampak & kepuasan pengguna (Hulu-Hilir)
Metode Fleksibel, on-demand via Tauval
Integrasi API lintas K/L (SDI, SJIG, EPSS, IKASANDI)
Kepuasan pengguna Bobot 25% — terbesar NEW
Seksi 02

Lima Perbedaan Kunci SPBE vs PEMDI

Dimensi SPBE · eGovernment PEMDI · Digital Government
Pergeseran Paradigma Fokus pada TIK sebagai enabler — digitalisasi prosedur birokrasi Fokus pada layanan digital berdampak — berorientasi kemanfaatan & inklusi masyarakat
Metode Pelaksanaan Serentak & tidak fleksibel — dibuka & ditutup pada rentang waktu tertentu Fleksibel, on-demand — upgrade nilai sewaktu-waktu via platform Tauval
Integrasi Antar-Indeks Belum terintegrasi — IPPD mengisi beberapa indeks secara terpisah & berulang Pemanfaatan indeks instansi lain (SDI, SJIG, EPSS, IKASANDI) via API — interoperabilitas data antar-sistem
Fokus Indikator Penguatan TIK sebagai fokus utama — kematangan pengelola (Hulu) Kepuasan pengguna bobot 25% — fokus utama terbesar dari semua aspek (Hilir)
Tujuan Evaluasi Mengukur kematangan & kualitas layanan — regulation-based, dokumen administratif Mengukur dampak kebijakan PEMDI & kesejahteraan masyarakat (human-based)
Seksi 03

Pemetaan Domain SPBE → 7 Aspek PEMDI

Domain SPBE (47 Indikator)
Aspek PEMDI (20 Indikator · RPermen PANRB 2026)
Kebijakan 13% + Tata Kelola 25%
Kebijakan & Tata Kelola SPBE
Kebijakan SPBE (10 ind.), Perencanaan Strategis (4 ind.)
Penyelenggara SPBE (2 ind.), Manajemen (8 ind.), Audit TIK (3 ind.)
Isu: IPPD fatigue — 47 indikator berisi banyak dokumen administratif
Aspek 1 · 10% bobot
Tata Kelola dan Manajemen
Ind 1 · Tata Kelola Pemerintah Digital 5%
Ind 2 · Manajemen Layanan Digital Pemerintah 5%
Tata Kelola 25% (SDM)
SDM & Penyelenggara SPBE
Kompetensi ASN pengguna & pengelola TIK
Kolaborasi antar instansi belum diukur holistik
Isu: Keterbatasan literasi & kompetensi digital ASN
Aspek 2 · 10% bobot
Penyelenggara
Ind 3 · SDM Pemerintah Digital 5% — Kepemimpinan, Kemahiran, Literasi Digital ASN
Ind 4 · Kolaborasi Pemerintah Digital 5% — Forum koordinasi lintas K/L, akademisi, masyarakat
Tersebar · Tata Kelola & TIK
Data & Informasi SPBE (implisit)
Interoperabilitas data — prinsip dasar, belum operasional
Geospasial, statistik, PDP — tidak ada di indeks SPBE
Isu: Fragmentasi pengelolaan data — silo, tidak terintegrasi lintas instansi
Aspek 3 · 15% bobot Diperluas
Data
Ind 5 · Tata Kelola Data — Satu Data Indonesia 5%
Ind 6 · Penyelenggaraan Informasi Geospasial (SJIG/BIG) 3% NEW
Ind 7 · Pembangunan Statistik (EPSS/BPS) 3% NEW
Ind 8 · Pelindungan Data Pribadi (PDP/Komdigi) 4% NEW
TIK 25% — sub-aspek
Keamanan SPBE (sub-aspek TIK)
Audit infrastruktur & aplikasi — belum domain mandiri
Keamanan informasi — sub-indikator dalam domain TIK
Isu: Ancaman keamanan & privasi data makin kompleks
Aspek 4 · 15% bobot Domain Mandiri
Keamanan Pemerintah Digital
Ind 9 · Audit Keamanan & Teknologi Pemdi (BSSN) 4%
Ind 10 · Keamanan Pemdi — IKASANDI (BSSN) 4%
Ind 11 · Penerapan Kriptografi Keamanan Data 3%
Ind 12 · Kapabilitas Penanganan Insiden Siber / CSIRT 4%
TIK 25%
Teknologi Informasi & Komunikasi
Infrastruktur (pusat data, jaringan) — 4 indikator
Aplikasi SPBE — 27.000+ aplikasi silo & terfragmentasi
Isu: Tren cloud, AI, PDN belum terstandar
Aspek 5 · 10% bobot
Teknologi Pemerintah Digital
Ind 13 · Aplikasi Pemdi — SDLC + Arsitektur Digital (Komdigi) 5%
Ind 14 · Infrastruktur Pemdi — Cloud/PDN/Jaringan Intra (Komdigi) 5%
Layanan 45.5% — dominan
Layanan SPBE
Layanan Administrasi Pemerintahan — 10 indikator
Layanan Publik — 6 indikator
Isu: Fragmentasi layanan — silo, portal belum terpadu lintas instansi
Aspek 6 · 15% bobot Diperkuat
Keterpaduan Layanan Digital Pemerintah
Ind 15 · Keterpaduan Proses Bisnis Lintas Unit & Instansi 4%
Ind 16 · Integrasi Aplikasi (termasuk Dasbor Presiden) 4%
Ind 17 · Portal Layanan Digital Pemerintah 4% NEW
Ind 18 · Interoperabilitas Data (Indeks SDI) 3%
Tidak Ada di SPBE
Kepuasan pengguna tidak diukur dalam Indeks SPBE. Belanja TIK Rp37+ triliun (2023–2025) belum berdampak signifikan ke kemudahan layanan masyarakat.
Aspek 7 · ⭐ 25% bobot — TERBESAR · Domain Baru
Kepuasan Pengguna Layanan Digital Pemerintah NEW
Ind 19 · Fasilitas Dukungan Pengguna / SLA (PANRB) 10%
Ind 20 · Tingkat Pengelolaan Kepuasan Pengguna (PANRB) 15% — mystery shopper, IKM digital, AI sentimen
Seksi 04

Tabel Lengkap 20 Indikator PEMDI

#Aspek & IndikatorTantangan DijawabInstansi PembinaBobot
Aspek 1 · Tata Kelola dan Manajemen10%
1Tata Kelola Pemerintah DigitalKompleksitas regulasi & perencanaanPANRB, Komdigi, Bappenas, BSSN, ANRI5%
2Manajemen Layanan Digital PemerintahManajemen risiko, perubahan & keberlangsunganPANRB, Bappenas, BSSN, BRIN, BPKP5%
Aspek 2 · Penyelenggara10%
3SDM Pemerintah DigitalKeterbatasan literasi & kompetensi digitalPANRB, Komdigi, Kemendagri, LAN5%
4Kolaborasi Pemerintah DigitalSilo antar instansi & keterbatasan kelembagaanPANRB, Kemendagri5%
Aspek 3 · Data DIPERLUAS15%
5Tata Kelola Data (Indeks SDI)Fragmentasi pengelolaan data lintas instansiBappenas5%
6Penyelenggaraan Informasi Geospasial NEWFragmentasi data geospasial & perencanaanBIG3%
7Pembangunan Statistik (EPSS) NEWData statistik sektoral belum terintegrasiBPS3%
8Pelindungan Data Pribadi (PDP) NEWAncaman privasi data masyarakatKomdigi, Bappenas4%
Aspek 4 · Keamanan Pemerintah Digital DOMAIN MANDIRI15%
9Audit Keamanan & Teknologi PemdiAncaman keamanan sistem pemerintahBSSN4%
10Keamanan Pemdi — IKASANDITata kelola manajemen keamanan informasiBSSN4%
11Penerapan Kriptografi untuk Keamanan DataKerahasiaan data at-rest, in-use, in-transitBSSN3%
12Kapabilitas Penanganan Insiden SiberKapasitas respons insiden siberBSSN4%
Aspek 5 · Teknologi Pemerintah Digital10%
13Aplikasi Pemerintah DigitalTren teknologi & 27.000+ aplikasi siloKomdigi5%
14Infrastruktur Pemerintah DigitalCloud/PDN/Jaringan Intra PemerintahKomdigi5%
Aspek 6 · Keterpaduan Layanan Digital Pemerintah DIPERKUAT15%
15Keterpaduan Proses Bisnis Lintas Unit & InstansiFragmentasi layanan & proses bisnisPANRB, Bappenas, Kemendagri, ANRI4%
16Integrasi AplikasiSistem silo tidak terhubung, Dasbor PresidenKomdigi4%
17Portal Layanan Digital Pemerintah NEWFragmentasi portal layanan publikKomdigi, BSSN4%
18Interoperabilitas DataData tidak dapat dipertukarkan antar sistemBappenas3%
Aspek 7 · Kepuasan Pengguna Layanan Digital ⭐ Bobot Terbesar DOMAIN BARU25%
19Fasilitas Dukungan Pengguna / SLAEkspektasi masyarakat vs kualitas layananPANRB10%
20Tingkat Pengelolaan Kepuasan PenggunaBelanja TIK Rp37T+ belum berdampak ke masyarakatPANRB15%
Seksi 05

Isu SPBE yang Diselesaikan PEMDI

Isu / Kelemahan SPBE
IPPD fatigue — mengisi 47 indikator dengan dokumen administratif berat
Pengisian berulang — substansi sama diisi di berbagai indeks instansi lain secara terpisah
Regulation-based — belum mengukur dampak & kepuasan pengguna nyata
Tidak fleksibel — dibuka & ditutup serentak, tidak bisa upgrade nilai
Belanja TIK Rp37+ triliun (2023–2025) belum berdampak signifikan ke layanan masyarakat
27.000+ aplikasi silo — fragmentasi, tidak terintegrasi lintas instansi
Solusi / Pendekatan PEMDI
Simplifikasi — dari 47 turun ke 20 indikator (berkurang 27 indikator)
Integrasi lintas indeks — API antar K/L (SDI, SJIG, EPSS, IKASANDI); IPPD tidak perlu mengisi ulang
Berorientasi dampak — kepuasan pengguna bobot 25%, fokus utama
Fleksibel on-demand — via platform Tauval, upgrade nilai sewaktu-waktu
Hulu–Hilir — dari kematangan pengelola sampai kepuasan pengguna layanan
Penilaian kolaboratif — PANRB, Komdigi, BSSN, BPS, BIG, Bappenas sebagai pembina
Seksi 06

Skala Penilaian Indeks PEMDI

Kurang / Initiate
1 < Indeks ≤ 1,50
Implementasi Pemdi masih minimal/ad-hoc. Perencanaan strategis belum terstruktur.
Cukup / Emerging
1,50 < Indeks ≤ 2,50
Pemdi sudah direncanakan, namun belum menyeluruh. Dampak ke layanan publik belum merata.
Baik / Developing
2,50 < Indeks ≤ 3,50
Pemdi dilaksanakan sistematis & menyeluruh. Integrasi sistem dan data mulai berjalan.
Sangat Baik / Embedded
3,50 < Indeks ≤ 4,00
Implementasi menyeluruh + reviu berkala. Kolaborasi & interoperabilitas terbangun.
Memuaskan / Leading ⭐
4,00 < Indeks ≤ 5,00
Pemdi proaktif & berkelanjutan. Layanan digital partisipatif, personal, humanis, prediktif.
Seksi 07

Historis Indeks SPBE Pemerintah Kota Tangerang (2019–2025)

🏙️ Data Pemerintah Kota Tangerang · Provinsi Banten
Tren Indeks SPBE Kota Tangerang · Skala 1–5
■ Normal ■ Turun ■ Lompatan ■ Tertinggi
5.0 4.09★ 4.0 3.5 3.0 2.0 1.0
3.44
Perdana
3.40
2.60
▼ Min
2.97
3.85
▲+0.88
4.09
⭐ Max
2019
2020
2021
2022
2023
2024
2025
Skala: 1.0 Kurang5.0 Leading Garis kuning = batas Sangat Baik ≥ 3.5 2025 = Baseline terakhir SPBE sebelum transisi ke PEMDI
2019
3.44
Perdana · Baik
2020
Tidak dievaluasi
2021
3.40
Stabil · Baik
2022
2.60
▼ Min · Cukup
2023
2.97
▲ Pulih · Cukup
2024
3.85
▲▲ Lompat · S.Baik
2025
4.09
⭐ Max · Memuaskan
Anomali 2022
Penurunan 3.40 → 2.60 akibat revisi instrumen evaluasi (PermenPANRB 59/2020 diimplementasikan penuh). Penilaian diperketat sistemik, bukan degradasi nyata.
Lompatan 2024–2025
Kenaikan 2.97 → 3.85 → 4.09 dalam dua tahun — didorong momentum EGDI rank #64, aplikasi prioritas INA Digital, dan Perpres 82/2023.
Baseline PEMDI 2026
Indeks SPBE 2025 (4.09) menjadi baseline terakhir. Target RPJMN 2029 untuk Indeks PEMDI ≥ 2.00 di 640 IPPD — skala berbeda, tidak langsung komparatif.
Seksi 08

Peta Jalan & Rekomendasi PEMDI untuk Pemerintah Kota Tangerang

Modal Awal
SPBE 2025: 4.09 — Predikat Memuaskan/Leading. Modal terkuat untuk transisi.
Posisi Strategis
Kota urban padat di Banten — infrastruktur digital tumbuh signifikan. Kandidat pilot PEMDI Tipe-A (kota besar).
Gap Utama
Pergeseran dari kematangan TIK (Hulu) ke kepuasan pengguna nyata (Hilir) — aspek belum diukur sistematis.
1
Fase 1 · Q1–Q2 2026 · Segera
Pemahaman & Pemetaan Kesenjangan SPBE → PEMDI
Langkah Konkret
▸ Bentuk Tim Koordinator PEMDI — ditetapkan Sekda sesuai Pasal 4 RPermen PANRB
▸ Lakukan gap analysis 47 indikator SPBE → 20 indikator PEMDI
▸ Daftar & konfirmasi akses platform Tauval (sistem penilaian online KemenPANRB)
▸ Ikuti sosialisasi & bimtek asesor KemenPANRB (Apr–Mei 2026)
▸ Susun Rencana Aksi PEMDI Kota Tangerang 2026
Target & Capaian
✓ SK Koordinator PEMDI terbit
✓ Dokumen gap analysis 20 indikator selesai
✓ Akun Tauval aktif & Tim Asesor Internal terbentuk
✓ Rencana Aksi PEMDI 2026 tersusun
✓ Arsitektur PEMDI tingkat mikro mulai disusun
⚠ Langsung berkontribusi ke Aspek 1 (Tata Kelola 10%)
2
Fase 2 · Juni–Juli 2026
Penguatan 6 Aspek Teknis (Indikator 1–18)
Aspek 2 · Penyelenggara (10%)
▸ Inventarisasi kompetensi digital ASN (Kepemimpinan, Kemahiran, Literasi)
▸ Susun peta kompetensi & rencana peningkatan kapasitas
▸ Bangun Forum Koordinasi PEMDI lintas OPD — minimal 1x/bulan
▸ Jalin kolaborasi dengan universitas (UEU, UI) & lembaga riset
Aspek 4 · Keamanan Siber (15%)
▸ Daftar ke IKASANDI (BSSN) — penilaian mandiri keamanan siber
▸ Bentuk / perkuat CSIRT/TTIS Kota Tangerang — daftarkan ke BSSN
▸ Jadwalkan Audit Keamanan Internal semua sistem digital prioritas
▸ Implementasi kriptografi TLS 1.3 + enkripsi data at-rest
Aspek 3 · Data (15%) — Prioritas Tinggi
▸ Bentuk Tim Satu Data Indonesia Kota Tangerang — Walidata & Produsen Data per sektor
▸ Daftarkan dataset ke portal data.go.id — target SDI ≥ 37.5
▸ Koordinasi BIG (SJIG/geoportal) & BPS (EPSS/statistik sektoral)
▸ Implementasi teknis Pelindungan Data Pribadi pada semua layanan digital
Aspek 5 & 6 · Teknologi & Keterpaduan (25%)
▸ Audit & rasionalisasi aplikasi OPD — petakan ke Arsitektur PEMDI (cloud-first, PDN)
▸ Implementasi API Gateway antar sistem OPD (kependudukan, perizinan, kesehatan)
▸ Konsolidasi ke Portal Layanan Digital Kota Tangerang terpadu
▸ Laporan integrasi aplikasi ke Dasbor Walikota untuk layanan prioritas
3
Fase 3 · Juni–Agustus 2026 ⭐ PALING KRITIS
Aspek 7: Kepuasan Pengguna (25%) — Game Changer Terbesar
⚡ Bobot 25% artinya Aspek 7 saja setara gabungan Aspek 1+2+5. Ini pergeseran dari "mengisi dokumen" menjadi "membuktikan warga puas dengan layanan digital."
Ind 19 · Fasilitas Dukungan (SLA) · 10%
▸ Susun & publikasikan SOP SLA semua layanan digital utama
▸ Implementasi helpdesk digital terotomasi — chatbot, ticketing, call-center
▸ Bangun dashboard monitoring SLA real-time — terhubung sistem nasional
▸ Target: uptime ≥99.5%, respons pengaduan ≤2 hari kerja
Ind 20 · Kepuasan Pengguna · 15% — Tertinggi Tunggal
▸ Deploy widget rating & umpan balik di setiap layanan digital
▸ Lakukan Survei IKM Digital triwulanan — libatkan CSO & kelompok rentan
▸ Tunjuk Tim Teknis CX (Customer Experience) lintas OPD
▸ Publikasikan dasbor kepuasan publik secara terbuka — akuntabilitas nyata
▸ Laksanakan mystery shopper pada layanan digital prioritas
4
Fase 4 · Juni–Agustus 2026 · Serentak Nasional
Penilaian Mandiri & Evaluasi Resmi PEMDI
Penilaian Mandiri (Mei)
Tim Asesor Internal mengisi kuesioner 20 indikator di Tauval. Kumpulkan bukti pendukung per indikator. Koordinator PEMDI verifikasi & kirim ke KemenPANRB.
Penilaian Dokumen & Interviu (Jun)
Tim Asesor Eksternal KemenPANRB memverifikasi dokumen. Siapkan tim untuk sesi wawancara terstruktur & bukti tambahan jika diminta klarifikasi.
Visitasi & Hasil (Jul–Sep)
Fasilitasi kunjungan lapangan Asesor Eksternal jika diperlukan. Hasil Indeks PEMDI ditetapkan Menteri & disampaikan via Tauval. Target tahun pertama: Baik/Berkembang ≥ 2.5
Seksi 09

Kegiatan USP & Tim Konsultan Pelaksana

Unit Satuan Pekerjaan (USP)
PENDAMPINGAN PEMERINTAH DIGITAL / SMART CITY
Dokumen mapping, rekomendasi, dan peta jalan PEMDI Kota Tangerang ini disusun dalam konteks kegiatan Pendampingan Pemerintah Digital / Smart City sebagaimana tercantum dalam USP. Seluruh analisis dan deliverable merupakan bagian dari kegiatan pendampingan transformasi digital pemerintah daerah.
Ketua Tim Konsultan
B
Bayu Sulistiyanto Ipung Sutejo
S.Kom., M.Kom.
Ketua
Anggota Tim Konsultan
J
Jefry Sunupurwa Asri
S.Kom., M.Kom.
Anggota
Tenaga Ahli Pendamping
G
Dr. Ir. Gerry Firmansyah
S.T., M.Kom.
Tenaga Ahli
H
Habibullah Akbar
S.Si., M.Sc., Ph.D
Tenaga Ahli
A
Anik Hanifatul Azizah
S.Kom., M.IM.
Tenaga Ahli
A
Ir. Andriyanti Asianto
M.Kom.
Tenaga Ahli
jefrysunupurwa©️